Sunday, December 2, 2018

Bertemu Jokowi, Adul sang Bocah Difabel Bilang Ingin Jadi Pemadam Kebakaran






 

INDOVIRAL365 - Presiden Joko Widodo (JOkowi) menemui Mukhlis Abdul Holik, penyandang disabilitas asal Sukabumi berusia 8 tahun yang duduk di kelas 3 Sekolah Dasar Negeri (SDN) X Cibadak, Kabupaten Sukabumi.

“Adul ingin jadi apa?” tanya Presiden, Senin (3/12/2018).

“Ingin sekolah sampai kuliah,” jawab Adul.

Presiden pun bertanya apa cita-cita Adul? Adul menjawab,”menjadi pemadam kebakaran”.

Ditanya apa alasannya menjadi pemadam kebakaran, Adul bilang, "untuk menolong orang”.

Pertemuan itu terjadi di Hari Disabilitas Internasional Tahun 2018 yang dilaksanakan di Summarecon Bekasi, Kota Bekasi, Provinsi Jawa Barat.

Sekedar diketahui, untuk menuju sekolah, Adul harus merangkak 3 kilometer. Hari ini mimpi Adul terwujud untuk bertemu dan bersalaman dengan Jokowi.

Usai berdiskusi, Adul pun digendong Presiden melihat-lihat beberapa gerai peralatan bantu difabel.

Beberapa gerai yang dikunjungi antara lain gerai kursi roda, dan gerai alat bantu dengar. Sejumlah koordinator gerai menjelaskan tentang manfaat pemberian kursi roda dari Yayasan Ohana maupun dari gerai alat bantu dengar.

Selain itu, ada juga karya seni visual berupa serpihan cangkang telur yang disusun menjadi gambar wajah tokoh-tokoh besar dunia, termasuk Presiden Jokowi.

Jejeran berupa lukisan yang dibuat oleh siswa-siswi difabel juga menampilkan gambar wajah Presiden RI pertama Soekarno, dan mantan Presiden AS Barack Obama.

"Ini dari difabel, dari anak-anak kami di Balai Besar Rehabilitasi Sosial Bina Daksa Profesor Doktor Suharso Surakarta," ujar Kepala Seksi Bimbingan Lanjut Balai Besar Rehabilitasi Sosial Bina Daksa Profesor Doktor Suharso Surakarta, Suyono Yusuf (53).

Dia mengatakan karya seni itu hanya salah satu karya yang dibuat oleh para difabel.

Pembuatan karya seni cangkang telur membutuhkan waktu selama sekitar 1 hingga 2 pekan yang dikerjakan oleh satu orang.

"Perhatian pemerintah kepada difabel saat ini makin baik. Tentunya harapan teman-teman difabel tentu fasilitas umum yang ramah difabel semakin ditambah," ujar Suyono.

Dia mengatakan teman-teman difabel berkenan memberikan lukisan itu sebagai kenang-kenangan untuk Presiden Jokowi.

Selain itu, pada acara itu juga diberikan sejumlah apresiasi penghargaan kepada difabel berprestasi. Sejumlah bantuan yang diberikan pemerintah berupa alat bantu dengar dan kursi roda, hingga dana uang tunai maupun paspor.

0 komentar:

Post a Comment