Wednesday, November 28, 2018

Sebulan Diberlakukan, Riau Hapus Denda Pajak Kendaraan Rp14,54 Miliar





INDOVIRAL365 - Pemerintah Provinsi Riau menghapus denda pajak kendaraan bermotor senilai Rp14,54 miliar selama sebulan pelaksanaan program pembebasan sanksi pajak dan bea balik nama kendaraan bermotor.

Berdasarkan data Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Riau di Pekanbaru, Rabu (28/11/2018), tercatat sebanyak 21.578 kendaraan yang telah mendapat penghapusan denda pajak kendaraan bermotor (PKB) dan bea balik nama kendaraan bermotor penyerahan kedua (BBN-KB II).

Program penghapusan denda pajak tersebut merupakan upaya Pemprov Riau untuk mengejar pendapatan asli daerah (PAD) dari pajak kendaraan bermotor, yang kini jadi andalan utama di Riau. Bapenda telah mengumpulkan sekitar Rp34,9 miliar dari pembayaran PKB dan BBN-KB II setelah penghapusan denda.

Pemprov Riau pada tahun ini menargetkan pendapatan dari PKB sebesar Rp995,1 miliar. Kemudian pajak BBN-KB II sebesar Rp828,9 miliar. Dua pajak tersebut kini menjadi andalan Riau setelah sektor minyak dan gas terus menurun kontribusinya untuk pendapatan asli daerah.

Sebelumnya, Bapenda Riau menyatakan target pendapatan hingga Rp25 miliar dari program penghapusan denda pajak tersebut.

"Targetnya sekitar Rp20 sampai Rp25 miliar. Kami yakin target ini bisa dicapai," kata Kepala Bapenda Riau, Ispan Syahputra.

Menurut dia, Bapenda Riau mematok target itu setelah melihat cukup tingginya antusias dari masyarakat untuk mengikuti program tersebut.

Program penghapusan denda pajak akan dilaksanakan mulai 22 Oktober hingga 30 November 2018. Ini artinya dari lima pekan program pemutihan denda pajak itu diberlakukan, waktu yang tersisa untuk mendapat penghapusan pajak kendaraan tinggal dua hari lagi.

Bapenda Riau juga sudah mengantisipasi lonjakan pembayar pada akhir masa berlakunya program tersebut.

0 komentar:

Post a Comment