Wednesday, November 28, 2018

Saksi Kunci Pembunuhan Iin Puspita Akhirnya Buka Suara





INDOVIRAL365 - Polisi memeriksa saksi kunci kasus pembunuhan pemandu lagu Cuktuti Iin Puspita yang mayatnya disimpan dalam lemari. Ternyata, kedua pelaku sering mesra dalam kamar kos korban sehingga merasa risih dan terganggu.

Pelaku Yustian dan Nissa Regina yang merupakan sepasang kekasih itu diketahui menumpang di tempat kos milik Iin Puspita. Mereka sering mesra padahal di dalamnya juga ada Iin Puspita selaku pemilik kamar kos tersebut.

"Dua orang itu kan pacaran, karena merasa risih, mereka pacaran, ya mesra-mesraan gitu, (korban) terganggu," ungkap Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan, Kompol Andi Sanjaya kepada wartawan, Kamis (28/11/2018).

Mulanya kedua pelaku sepakat untuk patungan bayar kos tersebut, namun mereka tersendat karena belum dapat pekerjaan. Akhirnya pelaku Nissa diajak kerja di tempat korban bekerja sebagai pemandu lagu.

"Si perempuan ini kan minta cari kerjaan di karaoke dengan tamu-tamu. Dia selalu minta izin sama pacarnya, Si korban juga tidak senang. 'Kamu kok apa-apa lapor terus', dia enggak senang," imbuhnya.

Puncaknya, terjadilah pertengkaran antara korban dengan kedua pelaku soal uang tips. Pasalnya, kedua pelaku dijanjikan uang senilai Rp1,8 juta dari seorang tamu yang ditemani berkaraoke.

"Ternyata dikasih Rp500 ribu, tapi sikapnya si korban kok tidak berempati, malah bilang untung masih dibayar kan. Itu yang buat marah pada saat kejadian itu, datang lagi malah diusir lagi, ditanyain kenapa hanya bayar segitu, malah marah-marah. Jadi karena itu," pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan Okezone, Iin Puspita ditemukan tewas pada Selasa 20 November kemarin. Pelaku menyimpan mayat korban di dalam lemari kamar kos-kosan kawasan Kelurahan Tegal Parang, Mampang, Jakarta Selatan.

Beberapa saat kemudian, kedua pelaku yakni Yustian dan Nissa Regina dibekuk polisi saat berusaha kabur di wilayah Merangin, Jambi. Kini sejoli itu sudah diterbangkan ke Jakarta pada Kamis 22 November kemarin.

0 komentar:

Post a Comment