Friday, June 1, 2018

Menteri Susi minta Jepang turunkan bea masuk produk perikanan RI


INDOVIRAL365.COM - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti meminta pemerintah Jepang untuk menurunkan atau bahkan membebaskan tarif bea masuk produk perikanan Indonesia yang diekspor ke negara matahari terbit tersebut. Sebab, selama ini Indonesia masih dikenakan tarif bea masuk rata-rata 7 persen.

"Tolong Jepang mempertimbangkan agar Indonesia juga dibebaskan tarif bea masuk. Selama ini kami masih dikenakan tarif bea masuk tujuh persen," kata Menteri Susi dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, dikutip Antara, Jumat (1/6).

Menurutnya, tingginya tarif bea masuk tersebut mengakibatkan harga produk perikanan Indonesia sulit bersaing dengan produk Thailand dan Vietnam. Mengingat, Jepang memberikan fasilitas tarif bea masuk pada produk perikanan kedua negara tersebut.

Susi menilai, Indonesia juga pantas mendapatkan pembebasan tarif bea masuk ini mengingat Indonesia jauh lebih gencar dalam pemberantasan penangkapan ikan secara ilegal dibandingkan dua negara tersebut.

Dia juga berpendapat, jika Indonesia dibebaskan tarif bea masuk, maka manfaat bukan hanya dapat dinikmati pengusaha perikanan Indonesia, tetapi juga pengusaha Jepang yang berinvestasi pada industri pengolahan hasil laut.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Luar Negeri Jepang (Minister Foreign Affairs Japan) Taro Kono mengatakan, pihaknya tengah melakukan pengkajian ulang terhadap kebijakan-kebijakan perdagangan Jepang dan Indonesia. "Saya juga akan panggil Menteri Pertanian (Jepang) untuk menanyakan hal ini," katanya.

0 komentar:

Post a Comment