Saturday, June 16, 2018

Menhub: Balon Udara Membahayakan bagi Pesawat hingga Aliran Listrik


INDOVIRAL365.COM - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menegaskan, larangan menerbangkan balon udara kepada masyarakat. Pasalnya hal tersebut dapat membahayakan aspek keselamatan penerbangan.

“Saya mengimbau masyarakat untuk tidak menerbangkan balon udara karena membahayakan untuk pesawat, penumpang juga masyarakat," ujarnya saat ditemui dalam acara open house di rumah dinas Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution, Jakarta, Sabtu (16/6/2018).

Tak hanya itu, lanjutnya, menerbangkan balon udara juga dapat menganggu aliran listrik tegangan tinggi atau sutet.

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2009 tentang penerbangan, bahwa setiap pelanggar dapat diancam pidana 2 tahun penjara dan denda Rp500 juta bila menerbangkan balon udara.

Selain melanggar UU No.1 Tahun 2009, Indonesia juga dapat terkena sanksi dari Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (ICAO) berupa larangan penerbangan internasional.

"Saya pikir ini satu yang serius. Karena laporan dari pilot ini sudah cukup banyak. Ironis bagi kita, baru saja kita dihargai Eropa tiba-tiba itu tetap dilakukan (penerbangan balon udara)," jelasnya.

Dia menyatakan, festival balon udara bisa dilaksanakan tetapi balon tersebut harus ditambatkan dengan tali atau terkait dengan pemberat di darat.

“Salah satu cari caranya dengan menambatkan balon udara denga tali terpaku atau terkait dengan pemberat di darat dengan tinggi balon maksimal 7 meter dan ketinggian maksimum 150 meter,” katanya.

Budi Karya mengaku, sudah berkoordinasi dengan pihak Kepolisian untuk memberi tindakan bagi masyarakat yang tetap menerbangkan balon udara. "Beberapa Polda sudah menghentikan kegiatan mereka (menerbangkan balon udara)," imbuhnya.

Untuk diketahui Pemerintah melarang masyarakat menerbangkan balon udara dalam menyambut 1 Syawal 1439 H di sejumlah kota di daerah Jawa Tengah. Pasalnya ketinggian balon udara dapat mencapai 38.000 kaki (sekitar 11 kilometer). Ketinggian tersebut merupakan ketinggian jalur pesawat sehingga sangat membahayakan keselamatan penerbangan.

0 komentar:

Post a Comment