Monday, June 11, 2018

Marak pelemparan batu dari JPO tol, Polri dan TNI kerja sama perketat pengamanan


INDOVIRAL365.COM - 
Insiden pelemparan batu dari jembatan penyeberangan orang (JPO) pada mobil yang melintas di tol kembali terjadi di kawasan Cibubur. Sebelumnya, seorang pengendara mobil yang melintas di Cikampek meninggal setelah tertimpa batu besar yang dilempar dari JPO.

Hari ini, nahas dialami kendaraan anggota Dewan Pertahanan Nasional (Watanas) Brigjen Syaiful di tol Jagorawi KM 14. Kapendam Jaya, Letkol Kristomei Sianturi, mengatakan berkaca dari dua kejadian ini hendaknya semua pihak bekerja sama mengamankan JPO agar tak ada korban berikutnya.

"Sudah kita turunkan dan pantau terus perlintasan-perlintasan itu yang memungkinkan pelemparan batu. Jadi nggak sendiri-sendiri (Polri-TNI), kita bareng-bareng, kita emang ada patroli malam bersama Kodam Jaya dan Polda Metro Jaya gabungan. Sekarang kita tingkatkan lagi sejak kasus pelemparan ini, terutama yang dilalui tol dan perlintasan itu," kata Kristomei saat dihubungi merdeka.com, Selasa (12/6).

Pengawasan dilakukan di tempat-tempat yang dikategorikan rawan kejahatan.

"Yang kira-kira sepi rawan perlintasan jalan tol ada JPO kita selalu amati. Kita saling kerja sama saling kontribusi, artinya dengan patroli bareng tadi Babinsa, Babinkamtibmas sama-sama cari tau pelakunya itu," ujarnya.

Hingga kini belum diketahui pelaku pelemparan batu terhadap kendaraan Brigjen Syaiful. Dia meminta kepada masyarakat untuk sama-sama membantu memberikan keamanan dan kenyamanan.

"Sampai saat ini kita belum ya, artinya kalau tentara itu diembus ya, pengendapan titik-titik rawan siapa tau ada pelaku langsung kita tangkap. Ya kita waspada juga, kita juga sudah berikan pengarahan kepada masyarakat sekitar JPO," katanya.

Dia mengajak baik Polri, TNI dan pemda setempat bersama masyarakat melakukan penjagaan bersama.

"Itu pasti kita kerja sama tiga pilar itu udah pasti itu. Kita minta kerja sama Babinsa, Babinkamtibmas, perangkat desa masyarakat mengajak pemuda-pemuda masyarakat janganlah seperti itu. Apalagi bulan suci Ramadan ini. Kita indah cari pahala jangan bikin dosa," jelas dia.

0 komentar:

Post a Comment