Friday, June 1, 2018

Kasus TPPU narkoba Kalapas Kalianda, Kakanwil Kemenkum HAM Lampung mengaku kecolongan


INDOVIRAL365.COM
- Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Provinsi Lampung Bambang Haryono menjalani pemeriksaan di kantor Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Lampung selama sembilan jam.

Usai diperiksa di kantor BNNP Lampung, di Bandarlampung, Rabu (30/5) malam, Bambang Haryono mengakui kesalahan atas adanya peredaran narkoba di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Kalianda, Lampung Selatan.

Pengakuan itu dikatakannya selaku pimpinan tertinggi di Kanwil Kemenkumham Lampung.

"Kepada Bapak Heru Winarko Kepala BNN Pusat dan Pak Tagam (BNNP Lampung, red.), saya akui kesalahan saya atas apa yang terjadi di Lapas Kalianda itu," ujar dia kepada wartawan seperti dilansir Antara, Kamis (31/5).

Pemeriksaan terhadap Bambang, dimulai dari pukul 09.00 sampai 18.00 WIB. Bambang pergi meninggalkan kantor BNNP Lampung tepat pada pukul 18.00 WIB dengan menggunakan kemeja puri how dan dikawal oleh seorang ajudan.

Atas kesalahan yang diakuinya itu, ia berjanji apabila di kemudian hari terjadi hal serupa siap mundur dari jabatannya.

"Kalau terjadi lagi, ya saya nggak tahu mau bilang apa. Pulangkan saja saya," katanya.

Selama pemeriksaan, dia mengaku ditanya oleh penyidik mengenai izin cuti Kalapas Kalianda Muchlis Adjie. Dia mengatakan, izin tersebut disetujui atas laporan yang diberikan Kepala Divisi Pemasyarakatan Kemenkumham Lampung.

"Ya, saya terima. Izin cuti itu saya berikan dan itu diajukan oleh Kadivpas," katanya.

Ia juga menyatakan pemeriksaan dirinya sudah selesai. Namun, apabila dipanggil di kemudian hari, dirinya menyatakan siap hadir.

Dalam kasus peredaran narkoba ditengarai dilakukan dari Lapas Kalianda itu, BNNP Lampung telah menetapkan sejumlah tersangka, termasuk Kepala Lapas Kalianda nonaktif Muchlis Adjie.

0 komentar:

Post a Comment