Friday, June 1, 2018

Gunung Merapi Kembali Erupsi Malam Ini, 580 Warga Boyolali Dilaporkan Mengungsi



INDOVIRAL365.COM -
Gunung Merapi kembali erupsi sekira pukul 20.45 WIB. Pantauan dari pos PGM Jerakah, Boyolali selama 1,5 menit, kolom letusan 2.500 meter mengarah ke timur laut.
Letusan yang terjadi malam ini merupakan rangkaian erupsi yang terjadi sejak pagi tadi. Akibat kembali bergejolaknya gunung teraktif di Indonesia ini, ratusan warga mengungsi ke Tempat Penampungan Pengungsi Sementara (TPPS) di Desa Tlogolele, Kecamatan Selo, Boyolali.
Warga memilih mengungsi agar terhindar abu vulkanik yang berpotensi mengganggu kesehatan. Hujan abu nampak mulai memenuhi perkampungan warga di kawasan Selo pasca erupsi, Jumat (1/6/2018) pagi sekira pukul 08.20 WIB.
Berdasarkan data pengungsi dari relawan di Selo, total warga yang mengungsi berjumlah 580 jiwa. Baik itu dewasa, anak-anak juga lansia dan penyandang serta penyandang disabilitas. Pantauan dari petugas Pengamat Gunung Merapi Pos Jrakah, Yulianto melaporkan, erupsi juga mengakibatkan beberapa area hutan di lereng Merapi tepatnya di hulu Kali Apu di atas Dukuh Stabelan, Desa Tlogolele, terbakar.
"Ada dua titik terbakar, namun satu sudah padam," jelas Yulianto.

Informasi dari Kepala Seksi Merapi Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), Agus Budi Santosa, dalam rilisnya menyebut, kebakaran hutan dipicu karena material yang keluar saat erupsi pagi tadi.
"Data pantauan terlihat ada aktifitas peningkatan vulkanik yang tinggi, sehingga status Gunung Merapi masih pada tingkat waspada (level II)," terangnya.
Sementara itu berdasarkan informasi dari jejaring media sosial, banyak mengabarkan jika kawasan Selo terlihat memutih karena hujan abu. Masyarakat juga banyak membutuhkan masker agar terhindar dari material debu vulkanik masuk ke pernafasan.

0 komentar:

Post a Comment