Monday, May 7, 2018

Wapres JK: Setiap Mudik Kita Selalu Dag Dig Dug



INDOVIRAL365 - Mudik menjadi agenda tahunan masyarakat Indonesia menjelang perayaan hari raya Idul Fitri. Ritual ini selalu menjadi perhatian, bahkan momok menakutkan bagi pemerintah.


Wakil Presiden Jusuf Kalla mengakui, dirinya selalu memperhatikan kemungkinan apa saja yang akan terjadi pada musim mudik. Banyak hal-hal yang menjadi fokus pada mudik, mulai dari kelancaran perjalanan sampai bagaimana meminimalisir tingkat kecelakaan saat mudik.


"Tentu mudik itu menjadi ritual, tapi kita juga selalu dag dig dug, apakah lancar, berapa korbannya dan lain sebagainya," tuturnya, dalam diskusi Transportation Riview, di Hotel Borobudur, Jakarta, Selasa (8/5/2018).



Wapres melanjutkan, pemerintah berkomitmen untuk memberikan pelayanan maksimal saat arus mudik dilakukan. Pasalnya, ritual ini penting karena seluruh masyarakat bisa berkumpul dan bertemu keluarga besar setiap tahunnya.

"Paling banyak orang menilai kebahagiaan itu kalau bertemu teman dan keluarga. Maka dari itu, orang artikan mudik ya ketemu keluarga dan teman. Karena itu pemerintah harus fasilitasi kebahagiaan ini," tuturnya.



Dia melanjutkan, mudik sebenarnya bukan hanya menjadi ritual di Indonesia. Negara lain seperti China, Amerika Serikat dan Eropa juga melakukan mudik. China misalnya, saat perayaan hari raya Imlek, seluruh masyarakat melakukan mudik. Di sana pabrik bisa tutup 10 hari. Begitu juga di Eropa, saat Natal semua mudik.

"Jadi mudik bukan budaya Indonesia saja tapi mudik dilakukan di seluruh dunia," tuturnya.

0 komentar:

Post a Comment