Sunday, May 20, 2018

Roda Depan Pesawat Lion Air Tersangkut Aspal di Bandara Juanda Surabaya

INDOVIRAL365 - Roda depan pesawat maskapai Lion Air tersangkut aspal di Bandar Udara Internasional Juanda, Surabaya, Jawa Timur.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 10.30 WIB, Minggu (20/5/2018) akibat kondisi aspal di ujung landas pacu amblas

Atas kejadian tersebut, pihak otoritas bandar udara Internasional Juanda, Surabaya mengeluarkan Notice To Airmen (Notam) yaitu penutupan sementara operasional bandar udara menunggu dilakukannya penarikan pesawat menuju landas parkir.

Pilot Lion Air JT922 menginformasikan bahwa roda depan pesawat tersangkut aspal sehingga menyebabkan pesawat tidak bisa bergerak maju saat akan lepas landas

"Seluruh kru pesawat, 179 penumpang dewasa, tujuh anak-anak serta tiga bayi dalam keadaan selamat dan sudah mendapatkan layanan terbaik dengan dikembalikan menuju ruang tunggu keberangkatan (boarding gate)," jelas Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro dalam keterangan tertulisnya, Minggu (20/5/2018).

Berkat kerjasama yang baik antara Lion Air, pengelola bandar udara, perusahaan layanan darat (ground handling) dan berbagai pihak, akhirnya pesawat tersebut berhasil ditarik menuju landas parkir dengan menggunakan kendaraan penarik pesawat.

Sementara untuk alasan keselamatan, keamanan serta kenyamanan penerbangan, pilot berkoordinasi dengan AirNav, sebagai pengelola lalu lintas udara, PT Angkasa Pura I cabang Surabaya selaku operator bandar udara dan pihak terkait, dengan melakukan pengalihan pendaratan (divert) dan penundaan terbang (delayed).

Sejumlah maskapai penerbanganpun terpaksa mengalami delayed dan divert, termasuk maskapai penerbangan Lion Air grup, 7 penerbangannya mengalami divert sementara 9 penerbangan mengalami delayed.

"Lion Air Group telah menginformasikan kepada seluruh pelanggan yang terkena dampak dari notam penutupan operasional bandar udara dan memperbaruinya sesuai perkembangan terkini," ujar Danang.

Sekitar pukul 12.30 WIB, penerbangan sudah kembali berjalan normal menyusul adanya pengumuman resmi dari otoritas bandar udara, yaitu berupa pencabutan Notam serta fasilitas landas pacu (runway) dinyatakan aman (safety) untuk proses lepas landas (take off) dan mendarat (landing).

"Saat ini, Lion Air maupun Batik Air akan dan telah menerbangkan dengan menggunakan jadwal keberangkatan terbaru bagi penerbangan yang terkena dampak," tambah Danang.

Lion Air JT922 sendiri telah diberangkatkan pada pukul 13.41 WIB dan tiba di Denpasar pukul 15.50 WITA. Lion Air memberikan informasi, kejadian ini berpotensi menyebabkan keterlambatan rute Denpasar – Kupang pergi pulang (PP) dan Denpasar ke Solo.

"Kami senantiasa meminimalisir akibat yang timbul dari kejadian tersebut, supaya operasional rute Lion Air lainnya tidak terganggu," pungkas Danang.

0 komentar:

Post a Comment