Sunday, May 6, 2018

Opick Akui Masih Terbayang Sosok Almarhumah Istrinya



INDOVIRAL365Meskipun istri keduanya, Wulan Mayasari telah berpulang untuk selamanya, namun Opick mengaku masih terbayang sosok sang istri. Hal itu juga dirasakan Opick kepada mantan istri pertamanya, Dian Rositaningrum yang kini telah bercerai darinya.



Cobaan bertubi-tubi kini sedang dialami oleh penyanyi religi Opick. Setelah gugatan cerai sang istri sampai ke pengadilan, ia pun harus rela akan kepergian istri keduanya ke hadapan Tuhan. Padahal saat itu Wulan tengah mengandung buah hati mereka.


Kepergian Wulan nampaknya masih menyisakan kesedihan untuk Opick. Pemilik nama asli Aunur Rofiq Lil Firdaus ini pun mengaku masih terbayang akan sosok istri yang dinikahinya pada 2017 lalu itu.

“Aku masih lihat tiap hari Wulan. Aku datang ke kuburnya, yasinan di sana. Besok masih terus kebayang. Lama lama setelah masa 40 hari tiba tiba sudah mulai tenang mulai nyaman mulai oke gitu kan. Yang namanya sayang gitu kan,” ujar Opick saat ditemui di salah satu restoran di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Jumat (6/52018)


Tak hanya masih terbayang akan sosok Wulan, Opick pun tak menyangkal jika ia masih terngiang akan mantan istrinya, Dian Rositaningrum. Seperti diketahui, Dian telah melayangkan gugatan cerai terhadap Opick sejak Maret lalu.



Oh iya tentu, (masih terngiang Dian). Aku itu kan tipe orang yang selalu sama keluarga, penyayang keluarga. Jadi ketika posisi begini ya ada luka yang banyak, tapi mungkin yang terbaik itu kita perlu masing masing dulu untuk berpikir untuk merenung.” ujar Opick lagi.


Sementara itu, untuk Ramadan tahun ini, Opick berencana menghabiskan waktu bersama keluarga dari mendiang Wulan.
“(Ramadan) sama keluarga dari Wulan, masih saya ke sana. Masih ke kuburan. Masih ke anaknya. Masih saya support. Insyaallah aman,”


Mengenai ujian yang sedang terjadi di hidupnya ini, Opick hanya akan mengambil hikmahnya. Ia percaya bahwa duka yang tengah dialaminya ini akan memberikan inspirasi tersendiri untuk karyanya.


“Untuk seniman itu kadang kala duka cita adalah karunia karena dia jadi syairnya, dia merenung, apaagi saya musik religi ya, jadi semacam ruang untuk saya bangkit. Yang terpenting dari kita semuanya ini adalah hikmahnya ini adalah memperbaiki diri. Jadi ada kejadian yang begini, kualitas diri harus bertambah, karya harus lebih bagus, ibadah lebih bagus,” ujar ayah dari lima anak itu.

0 komentar:

Post a Comment