Friday, May 25, 2018

Kak Seto Minta Bocah 16 Tahun Penghina Jokowi Tetap Dihukum


 INDOVIRAL365 - Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Seto Mulyadi mengimbau, agar bocah berusia 16 tahun yang menghina Presiden Joko 'Jokowi' Widodo tetap diberikan sanksi.


"Tindakan remaja S tersebut tetap tidak dapat dibenarkan dan tetap harus mendapatkan sanksi," kata pria yang karib disapa Kak Seto itu di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (24/5).

1. Diberikan sanksi yang edukatif

Kendati, Kak Seto meminta, agar pelaku yang berinisial S diberikan hukuman yang mendidik, mengingat usianya yang masih remaja. Intinya, sanksi yang diberikan diharapkan mampu memberikan efek jera.

"Misalnya, remaja S diwajibkan untuk menulis surat permintaan maaf kepada Presiden Jokowi, permintaan maaf kepada masyarakat Indonesia, merekam dengan video permintaan maaf tersebut," kata dia.

2. Mengimbau pihak sekolah agar tidak menghentikan jenjang pendidikannya




Kepada pihak sekolah tempat S belajar, Kak Seto juga meminta, supaya tidak menghentikan keinginan bocah asal Kembangan, Jakarta Barat itu untuk tetap belajar.

"Kepada remaja S tidak perlu harus ditahan atau pun dikeluarkan dari sekolahnya," ujar dia.

3. Kak Seto berharap remaja lain tidak mengulangi hal serupa
Perihal video viral yang memperlihatkan remaja S bertelanjang dada sambil mengancam menembak dan menghina Presiden Jokowi, Kak Seto berharap agar pemuda lain tidak melakukan hal serupa.
Sekalipun motifnya adalah bercanda atau sekadar lucu-lucuan, Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) itu mengimbau kepada seluruh remaja tidak berlebihan dalam bercanda.




0 komentar:

Post a Comment