Saturday, May 26, 2018

Ducati Corse Bukan Tempat yang Ramah bagi Pembalap Mapan



INDOVIRAL365.COM - Nasib pembalap Tim Ducati Corse, Jorge Lorenzo, saat ini tengah berada di ujung tanduk. Pasalnya, semenjak direkrut dari Movistar Yamaha pada 2017, pembalap berjuluk X-Fuera itu tak kunjung menampilkan performa terbaiknya bersama Ducati hingga saat ini. Hal tersebut tentu mengecewakan, mengingat Lorenzo merupakan juara dunia MotoGP sebanyak tiga kali.

Kendati begitu, nyatanya bukan Lorenzo saja yang mengalami kegagalan kala membela Ducati. Sebelum ini, tercatat sejumlah pembalap yang sebenarnya telah memiliki karier yang matang dan disegani, namun seketika mengalami penurunan performa dan tampil buruk saat berada di Ducati. Bahkan, ikon MotoGP, Valentino Rossi pun pernah merasakannya.



Pembalap pertama yang merasakan kariernya mengalami penurunan di Ducati adalah Sete Gibernau. Sebelum bergabung dengan Ducati, Gibernau merupakan rival Rossi dalam perebutan gelar juara dunia. Tercatat, pada musim 2003 dan 2004 Gibernau mengakhiri musim sebagai runner-up kejuaraan. Namun, ketika bergabung dengan Ducati pada 2006, performanya turun drastis dan mengakhiri musim di posisi ke-13 dengan koleksi 95 poin.




Setelah Gibernau, terdapat nama pembalap Amerika Serikat, Nicky Hayden, yang menjadi korban di Ducati berikutnya. Telah memiliki nama besar dengan menjuara MotoGP 2006, karier Hayden justru perlahan terpuruk saat ia bergabung dengan Ducati pada 2009.

Di musim perdananya tersebut bersama Ducati, Hayden hanya finis di posisi ke-13 pada akhir musim. Pada musim-musim berikutnya, performa Hayden pun tak mengalami peningkatan di Ducati. Finis di tempat ketujuh pada akhir musim MotoGP 2010 adalah prestasi terbaik Hayden bersama Ducati.

Rossi yang telah menjadi ikon MotoGP dengan tujuh kali menjuarai turnamen tersebut pun tak ketinggalan mengalami kesialan bersama Ducati. Selama dua musim berada di Ducati (2010 dan 2011), The Doctor gagal tampil kompetitif. Dalam dua musim tersebut, Rossi hanya sebanyak tiga kali naik podium, tanpa pernah memenangkan balapan.

0 komentar:

Post a Comment