Wednesday, May 23, 2018

365 Aiswa Secata Dinyatakan Lulus, Pangdam I/BB Lantik Dan Tutup Pendidikan Tahap I Gelombang II


INDOVIRAL365.COM
- SIANTAR – Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI Ibnu Triwidodo menjabat sebagai Inspektur Upacara (Irup) pada upacara penutupan pendidikan Sekolah Calon Tamtama TNI-AD Tahap l Gelombang lI TA. 2017, bertempat di Lapangan Rindam l/Bukit Barisan, Sabtu (7/4/18).
Turut hadir dalam acara tersebut, Danrindam I/BB Pematang Siantar (Kolonel Inf Zainuddin), Komandan Korem 022/PT (Kolonel Arm Khoirul Hadi), Para Asisten Kodam I/BB, Para Kabalakdam I/BB, Dan Yonif 122/TS (Mayor Inf Sigit Sugiharto), serta unsur Pemerintah dan Keluarga para siswa yang dilantik.
Bertindak selaku Komandan Upacara (Danup) Letkol Inf Edi S. Harahap dari Rindam l/Bukit Barisan. Pendidikan yang diikuti oleh 365 orang calon Tamtama TNI-AD tersebut telah dinyatakan lulus 100%. Pada kesempatan ini juga Prajurit TNI-AD telah dulantik menjadi prajurit Tamtama TNI-AD dengan pangkat pertama Prajurit Dua (Prada).


Setelah pelantikan, para prajurit baru ini akan mengikuti pendidikan kejuruan sesuai kesenjataannya masing-masing. Setelah mendapatkan kualifikasi kecabangan, direncanakan masing-masing prajurit yang sudah menyandang pangkat Prada tersebut, akan ditempatkan di Kesatuan-kesatuan jajaran TNI-AD di seluruh wilayah Indonesia.
Mayjen TNI Ibnu Triwidodo dalam amanatnya berharap bahwa kehadiran para Tamtama baru di satuan jajaran TNI-AD, nantinya dapat membawa peningkatan kinerja bagi kehidupan organisasi, sehingga pembinaan satuan dapat lebih dinamis dan berkualitas, dalam membangun profesionalisme dan disiplin prajurit.
“Semua ilmu kemiliteran yang telah didapat, hendaknya dapat dipelihara dan dijadikan sebagai modal dasar dalam mengabdi kepada bangsa dan negara Indonesia. Sebagai unsur pelaksana pemula, prajurit Tamtama dituntut untuk memiliki kemampuan tehnis dan taktis militer. Sebagai unsur terdepan diharapkan dapat menjadi tenaga penggerak satuan dan dapat meningkatkan kualitas tempur satuan jajaran TNI-AD,” tegas Pangdam.
Panglima Kodam l/Bukit Barisan ini selanjutnya menjelaskan bahwa, setiap prajurit TNI-AD senantiasa dituntut untuk memiliki keunggulan di bidang profesionalisme keprajuritan, agar selalu dapat menjawab tuntutan tugas yang penuh dengan tantangan yang tidak ringan. Salah satu upaya dalam membangun profesionalisme tersebut, dilakukan melalui pendidikan. Sehingga setiap prajurit yang berkesempatan mengikuti pendidikan harus sungguh-sungguh disertai satu tekad ingin memperoleh prestasi yang terbaik.

“Merubah mental dalam pendidikan yang singkat ini tidak cukup bagi kalian untuk memiliki jiwa kejuangan sebagai prajurit sejati. Oleh karena itu kalian harus senantiasa mempedomani Sapta Marga Sumpah Prajurit dan Delapan Wajib TNI, yang penjabarannya adalah senantiasa patuh dan taat kepada atasan, bersikap tegas, tabah dan berani untuk menghadapi tantangan dengan resiko apapun serta selalu berlaku baik dengan masyarakat, dalam kehidupan sehari-hari. Hindari pelanggaran dan tindakan indisipliner, karena akan bisa merusak citra dan nama baik diri sendiri dan TNI AD,” jelas Pangdam.



0 komentar:

Post a Comment